Ayo! Ubah Gaya Hidup Anda Demi Kesehatan

Agar tubuh sehat maksimal, Anda bisa memulainya dengan mengubah gaya hidup. Ini termasuk makan makanan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga kesehatan mental. Rumus itu mungkin sudah Anda ketahui, tetapi realisasinya sulit.

Tantangan saat ingin mengubah gaya hidup bisa jadi berasal dari makanan cepat saji dan minuman manis favorit Anda. Bisa juga karena kurangnya waktu untuk olahraga karena Anda lebih banyak kongko dengan teman-teman. Padahal, dengan mengubah gaya hidup, Anda akan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Perubahan ini bisa dimulai dari mengatur makanan. Bila saat ini Anda terbiasa mengisi sebagian besar piring dengan karbohidrat, seperti nasi atau mi, lalu protein, dan seporsi kecil sayuran, cobalah untuk membaliknya.

Menurut ahli gizi Abby Langer, isilah piring Anda dengan banyak sayuran, lalu setengah bagian diisi dengan protein dan karbohidrat. Idealnya, pilih karbohidrat kompleks seperti beras merah atau gandum, bukan karbohidrat sederhana seperti nasi atau mi.

Ketika makan, kunyahlah perlahan agar tidak makan secara berlebihan dan lebih sehat bagi pencernaan. Biasakan juga minum segelas air sebelum makan agar semua sistem tubuh Anda berfungsi dengan lancar.

Makanlah setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Batasi konsumsi minuman manis, seperti soda dan jus buah, dan pilih daging tanpa lemak.

Saat memilih makanan, jangan melabeli dengan kata baik atau buruk, lebih baik gunakan kata sehat atau kurang sehat. Cara ini akan membantu pikiran untuk mempelajari seni memanjakan diri, daripada sibuk memikirkan makanan ini baik dan buruk.

“Sesungguhnya, tidak ada makanan yang benar-benar buruk dan tidak ada makanan yang benar-benar enak, beberapa lebih sehat daripada yang lain,” kata Abby.

Selain makanan, hindarilah sedentary lifestyle atau kebiasaan kurang bergerak. Berjalanlah 30 menit setiap hari demi jantung sehat dan mencegah demensia. Anda juga bisa memanfaatkan tangga kantor sebagai bentuk olahraga ringan.

Bila pekerjaan Anda memaksa duduk dalam waktu lama, cobalah meluangkan setiap 20 menit sekali untuk bangun dan berjalan sejenak berkeliling kantor.

Ini juga berlaku saat di rumah, sambil menonton televisi Anda juga bisa melakukan kegiatan lain seperti melipat pakaian, push-up atau sit-up. Beres-beres rumah juga bisa jadi alternatif olahraga.

Bila belum menemukan olahraga yang Anda sukai, cobalah untuk lari 5 hingga 10 menit per hari karena dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Rencanakan setidaknya 150 menit aktivitas fisik sedang setiap minggu.

Aktivitas fisik dapat merangsang produksi endorfin, zat kimia otak yang membuat Anda merasa lebih bahagia dan lebih rileks. Dampak lain adalah Anda merasa lebih percaya diri dan tidak mudah stres.

Anda juga dapat menambahkan relaksasi untuk menenangkan pikiran yang berhubungan dengan kesehatan emosional. Biasakan untuk menulis hal-hal yang mengganggu Anda selama 10 hingga 15 menit sehari. Ini akan membantu Anda mengetahui apa yang menyebabkan stres dan segera bisa mencari solusi.

Ekspresikan perasaan Anda. Bicaralah, tertawa, menangis, dan luapkan kemarahan Anda untuk menghilangkan stres. Luangkan waktu untuk menikmati hal-hal yang Anda sukai, misalnya membaca buku, menonton, berkebun, menggambar, dan sebagainya.

Anda juga bisa mencoba praktik mindfulness yaitu fokus pada apa yang terjadi saat ini. Disertai meditasi untuk memusatkan perhatian dan latihan mengelola stres.

Mengapa Anda perlu mengubah gaya hidup lebih sehat? Salah satu alasannya adalah dapat menjaga berat badan yang sehat. Berat badan yang ideal ditambah olahraga teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan dan tingkat energi.

Gaya hidup sehat juga dapat mencegah terjadi penyakit jantung, strok, menjaga kolesterol, diabetes, tekanan darah, osteoporosis, mencegah depresi, juga meningkatkan umur panjang.

Perubahan ini juga berpengaruh pada kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan, terutama bagi mereka yang berurusan dengan gangguan kecemasan, bipolar gangguan, dan skizofrenia.

You might like

About the Author: Mr. Alvharezky

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *